Jelang Lebaran, Harga Tiket Naik
aviasi | Sep 02, 2010 | Comments 0
LEBARAN sebentar lagi. Mendekati hari H Lebaran, tiket pesawat dari Jakarta menuju kota-kota tujuan mudik, berdasarkan pantauan AVIASI, sudah terjual habis, dan harganya pun sudah melambung tinggi.
Diperkirakan, jumlah penumpang pesawat mudik Lebaran 2010 melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta mengalami peningkatan 15% hingga 20% dibandingkan dengan hari-hari biasa, baik penerbangan domestik maupun internasional.
Trend naiknya jumlah penumpang ini tampaknya sudah biasa, karena terjadi setiap tahun menjelang Lebaran. Berdasarkan data yang diperoleh AVIASI, menjelang Lebaran tahun 2009 lalu, jumlah penumpang rata-rata mencapai 95.000-an orang per hari. Diperkirakan menjelang Lebaran tahun ini, angka itu akan berada pada kisaran 120.000-an orang. Apalagi sejumlah maskapai penerbangan juga telah bersiap-siap menambah frekuensi penerbangan.
Garuda Indonesia misalnya. Maskapai penerbangan milik negara ini dipastikan menambah penerbangan, sehingga total ada 23.700-an kursi. Penerbangan plus ini mulai diberlakukan 10–16 September 2010. Rute penerbangan yang mendapatkan penambahan kursi di antaranya adalah jurusan Jakarta–Denpasar, Jakarta–Yogyakarta, Jakarta–Solo, Surabaya–Denpasar, Jakarta–Padang, Jakarta–Medan, dan Jakarta– Singapura.
Penambahan kapasitas tersebut salah satunya dilakukan dengan penambahan frekuensi (extra flight) dan melalui penggantian pesawat yang lebih besar.
Siaran pers Garuda yang dikeluarkan di Jakarta pertengahan Agustus lalu menjelaskan, penambahan kapasitas kursi yang dilaksanakan mulai 10-16 September 2010 tersebut adalah sebagai berikut:
- Jakarta – Denpasar: 11.718 kursi
- Jakarta – Padang: 2.950 kursi
- Jakarta – Yogyakarta: 2.696 kursi
- Jakarta – Solo: 1.192 kursi
- Surabaya – Denpasar: 1.944 kursi
- Jakarta – Medan: 996 kursi
- Jakarta – Singapura: 2.220 kursi
Jumlah kursi boleh saja bertambah, tapi biaya atau uang yang harus dikeluarkan pemudik untuk pulang kampung dengan naik pesawat harus pula bertambah. Pasalnya, ya itu tadi, sebagian besar, bahkan semua maskapai penerbangan sudah menaikkan harga tiket pesawatnya, terutama pemesanan tiket menjelang hari H Lebaran.
Berdasarkan pengamatan AVIASI ke sejumlah agen-agen perjalanan di Jakarta, tiga pekan menjelang Lebaran, masyarakat yang akan mudik mulai memburu tiket pesawat. Banyaknya permintaan tiket menyebabkan harga tiket melambung tinggi. Bahkan, untuk penerbangan rute tertentu, ada beberapa maskapai yang telah kehabisan tiket hingga H-2 Lebaran.
Sebagai contoh harga tiket Lion Air rute Jakarta-Surabaya untuk keberangkatan tanggal 9 September 2010 sudah mencapai Rp 1.150.000 per penumpang dengan hanya sisa sekitar 20 seat, padahal harga tiket rute yang sama pada 20 Agustus 2010 hanya Rp 850.000 per penumpang. Sementara untuk rute Jakarta-Medan harga tanggal 20 Agustus 2010 sekitar Rp 500.000-700.000, tapi untuk penerbangan tanggal 9 September 2010 mencapai Rp 1.600.000 dengan hanya tersisa 10 seat.
Untuk rute Jakarta-Padang belum ada kenaikan dengan harga sekitar Rp 1.400.000. Sedangkan Jakarta-Makasar untuk penerbangan 9 September 2010, harga tiket sekitar Rp 1.300.000.
Meski harga naik, maskapai Lion Air masih menawarkan paket promo rute Jakarta-Surabaya dari tanggal 21 sampai dengan 31 Agustus 2010 dengan harga Rp 350.000, sedangkan mulai tanggal 1 September 2010 harga kembali naik menjadi Rp 1.570.000.
Maskapai Batavia Air untuk penerbangan 9 September 2010 harga tiket untuk tujuan Medan Rp 1,6 juta, Surabaya Rp 1,1 juta dan Padang Rp 1,2 juta. Harga tiket tersebut adalah dua kali lipat dibandingkan dengan harga biasanya. Harga tiket hari biasa Surabaya hanya Rp 537.000, Medan Rp 700.000, dan Padang Rp 547.000.
Sementara di situs resminya, tiket Mandala Air juga banyak yang telah habis. Tiket kelas ultra saver dari Jakarta tujuan beberapa kota besar mulai tanggal 7 September sudah habis.
Maskapai ini tetap menyediakan tiket kelas ultra flex yang harganya pasti lebih mahal. Untuk penerbangan tanggal 7 September, harga tarif tertinggi adalah Rp 1.024.545 per penumpang.
Sedangkan Sriwijaya Air adalah maskapai yang paling laris. Untuk penerbangan tanggal 9 September 2010, Sriwijaya Air sudah sold out, terutama untuk tujuan kota-kota besar di Indonesia.
Menanggapi permintaan tiket yang semakin tinggi, pihak biro perjalanan selaku penjual tiket belum bisa memastikan apakah akan ada penambahan penerbangan atau tidak. “Kita belum tahu karena keputusan itu ada di pihak maskapai, tapi biasanya selalu ada penambahan pada hari H Lebaran,” jelas Rini, petugas Biro Perjalanan TX Travel. (Pon)
Popularity: 3% [?]
Filed Under: Bisnis Ekonomi • Featured
About the Author: Tabloid Aviasi merupakan tabloid penerbangan pertama di Indonesia, yang terbit setiap bulan minggu pertama dengan mengedepankan informasi yang berimbang jujur, berkualitas dan dibutuhkan masyarakat. Untuk menampung setiap perubahan, pembaca memerlukan media yang mampu menganalisis peristiwa dengan mengedepankan prediksi, menghitung probabilitas dan memetakan persoalan secara cermat.





