Basic Cabin Safety Inspector Courser
aviasi | Jul 06, 2010 | Comments 1
Pada tanggal 3 hingga 6 Mei 2010 yang lalu, Direktorat Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara memberikan Basic Cabin Safety Inspector Course kepada para awak kabin atau mantan awak kabin yang khusus direkrut untuk menjadi cabin safety specialist. Program yang didukung penuh oleh ICAO Project di DKUPPU ini mendatangkan Capt. Brian Greeves, mantan pilot Cathay Pacific yang kemudian menjadi pengajar cabin safety.
Embrio dari program ini berasal dari gagasan Capt. Adhi Gunawan yang saat itu menjabat sebagai Kasubdit Operasi Pesawat Udara. Untuk menyeimbangkan rasio jumlah inspektur operasi dengan operator penerbangan di Indonesia, beliau mengusulkan perekrutan inspektur operasi pesawat udara (flight operation inspector) yang berasal dari operator penerbangan. Setelah di-setujui oleh Dirjen Perhubungan Udara, saat ini program inspektur perbantuan tersebut telah merekrut lebih kurang 25 FOI yang semuanya berlatar belakang pilot. Untuk memperkuat jajaran inspektur operasi pesawat udara, Capt. Adhi kembali merekrut 8 orang tenaga inspektur sebagai cabin safety specialist yang semuanya berlatar belakang sebagai instruktur atau checker awak kabin.
Course yang juga diikuti oleh 2 orang staf dari DKUPPU ini memberikan pemahaman dasar-dasar regulasi yang terkait dengan cabin safety untuk membekali pesertanya dalam melaksanakan tugas pengawasan keselamatan penerbangan khususnya di area cabin safety. Program ini dilanjutkan dengan Basic Indoctrination Course terkait dengan tugas pokok dan fungsi Subdit Operasi Pesawat Udara yang berlangsung pada tanggal 19 hingga 21 Mei 2010. (Sigit Hani Hadiyanto/ Flight Operation Inspector. Subdit Stan
darisasi Kelaikan Udara – DKUPPU)
Popularity: 6% [?]
Filed Under: Liputan Khusus
About the Author: Tabloid Aviasi merupakan tabloid penerbangan pertama di Indonesia, yang terbit setiap bulan minggu pertama dengan mengedepankan informasi yang berimbang jujur, berkualitas dan dibutuhkan masyarakat. Untuk menampung setiap perubahan, pembaca memerlukan media yang mampu menganalisis peristiwa dengan mengedepankan prediksi, menghitung probabilitas dan memetakan persoalan secara cermat.






keren artikelnya gan,,,sukses selalu buat Tabloid AVIASI,..