banner ad

Memilih Maskapai Rute Jakarta-Balikpapan-Jakarta

Rute Jakarta Balikpapan adalah salah satu rute yang banyak dibidik oleh maskapai papan atas di Indonesia juga rute-rute lanjutannya ke kota kota pedalaman provinsi Kalimantan Timur. Saat ini operator yang dominan memegang peran pemain utama yang mempunyai market share significant ke Balikpapan adalah Lion Air, Garuda Indonesia , Mandala Air, Sriwijaya Air, Batavia Air.

Alasan operator banyak menerbangi kota Balikpapan dari Jakarta, didasarkan beberapa alasan:
Balikpapan dikenal sebagai kota minyak dan pertambangan sehingga banyak expertise, tenaga ahli minyak dan tambang (batubara, pasir sirkon, tembaga dan sebagainya) banyak melakukan kunjungan ke kota minyak ini.
Traffic bisnisman, kelas menengah juga banyak melakukan bisnis trip ke Balikpapan berkaitan deng­an bisnis alat alat berat, otomotif yang mendukung bisnis perminyakan dan pertambangan tentunya.
Government, cukup potensial juga karena bebe­rapa kabupaten baru telah tumbuh sejak OTODA tahun 1999, seperti contohnya Kabupaten Kutai Kartanegara yang terkenal kabupaten kaya di Kalimantan Timur.

Adanya traffic penumpang penerbangan lanjutan ke kota pedalaman penerbangan lanjutan ke kota Samarinda, Berau, Tarakan, Nunukan, Malinau, Long Bawan – Long Apung. Selain operator kelas nasional seperti yang sudah saya sebut diatas, pener­bangan lanjutan ke kota pedalam di Kalimantan Timur sebagi feeder maskapai besar, saat ini ber­operasi: Susi Air, Riau Airline, Kalstar, Trigana Air dan akan lahir maskapai lokal Kaltim Air. Dengan tumbuhnya beberapa maskapai feeder tentu ini sa­ngat menguntungkan maskapai papan atas dimana maskapai feeder ini penumpang dapat menjamin supply penumpang ke Jakarta Balikpapan PP.

Maka tidak heran bila rute Jakarta Balikpapan menjadi salah satu barometer pencapaian revenue setiap maskapai pada level yield yang tinggi. Data dari Kantor Biro Pusat Satistik Kalimantan Timur bulan Februari 2010, jumlah angkatan kerja yang produktif di Kaltim sejumlah 1.536.040 orang, dengan jumlah penduduk usia diatas 15 tahun sebanyak 2.307.367 orang dari total jumlah penduduk propinsi Kaltim sebanyak 3.036.317 orang (Data sensus 2008).

Angkatan kerja di provinsi Kaltim kebanyakan pendatang dari luar provinsi sehingga jumlah angkatan kerja ini bisa mendorong jumlah traffic penum­pang moda transportasi udara setiap tahunnya.
Semakin tumbuhnya market Korporasi, sebagai akibat keberadaan usaha eksplorasi minyak dan tambang di mana perusahaan multinasional juga membuka kantor di Balikpapan, seperti: Total Indonesia, Pertamina, Kaltim Primacoal, Schlumberger, Exxon dan lainnya.

Masih ada traffic penumpang yang  potensial dari Balikpapan adalah penumpang religi, yakni jamaah umrah ke Jedah via Jakarta – dimana jamaah umrah dari Kalimantan Timur ini menduduki rangking 2 setelah jamaah umrah dari Kalimantan Selatan. Maraknya traffic penerbangan di Kaliman­tan Timur terlihat dengan masuknya Susi Air ke kota pedalam­an yang membuka rute setiap hari,rute Tarakan – Malinau pp, Tarakan-Long Bawan pp, Nunukan-Long Bawan PP, Malinau-Long Agung, dengan memakai pesawat jenis Cessna Grand Caravan C-208B setiap hari.

Berikut tingkat market share operator nasional yang menerbangi Jakarta-Balikpapan PP (Jan-Mei 2010):

  • Lion Air = 55,2 %
  • Garuda = 27,8 %
  • Batavia Air = 7,4 %
  • Mandala Air = 5,2 %
  • Sriwijaya Air = 4,3 %

Dari figure market share di atas, tampak rute Jakarta Balikpapan dikuasi oleh Lion Air dan Garuda Indonesia, mengingat frekuensi penerbangan kedua maskapai tersebut memang cukup sering, rata- rata diatas tujuh kali sehari, pravelensi pilihan penum­pang ke Balikpapan juga sangat selektif mengingat sebagian besar penumpangnya  adalah  pebisnis maka alasan safety menjadi prioritas, serta baru tidak nya jenis pesawat yang dioperasikan juga menjadi penting. Garuda dan Lion menerjunkan armada terbaiknya ke Balikpapan Jakarta pp dengan memakai Boeing 737-800NG dengan full IFE (Garuda) serta Lion dengan B-737-900ER.

Maka tidak heran kedua maskapai tersebut cukup sukses memenangkan persaingan yang sengit Jakarta Balikpapan pp tersebut dengan pelanggan loyalnya masing masing. Namun dengan semakin tumbuhnya sentra industri perminyakan di Kali­mantan Timur ke depan, operator lain juga semakin percaya diri untuk meraih tambahan traffic penum­pang ke Balikpapan selain Garuda dan Lion.

Garuda Indonesia

CGK – BPN
06.25, 09.35, 11.30, 13.30, 15.20
BPN – CGK
07.20, 10.05, 13.10, 15.10, 17.10, 18.50

Harga mulai Rp 620.000 – Rp 3.793.000
Type pesawat: Boeing 737.300/400/500/800
Free Baggage 20 Kg Economy Class
Free Baggage 30 Kg Bisnis Class
EBT: 37.000 / kg
Layanan: Inflight Magazine, Inflight Shop, Newspaper, Makanan berat  untuk penerbangan lebih dari
1,5 jam plus tambahan choice drink.

Sriwijaya Air

CGK – BPN
06.10
BPN – CGK
13.15

Harga mulai Rp 367.000 – Rp 1.592.000.
Type pesawat: Boeing 737.200/300
Free Baggage: 20 kg
EBT (Excess Baggace Ticket): Rp. 12.000/kg
Layanan: Inflight Magazine, Inflight Shop, NewsPaper, Snack, Mineral water.

Mandala Air

CGK – BPN
06.10, 09.30
BPN – CGK
12.30, 14.50

Harga mulai Rp 431.000 – Rp 2.304.000
Type pesawat: Boeing 737.400/A 319/ A 320
Free Baggage: 20/kg
EBT: Rp 20.000/kg
Dibeberapa jam tertentu terdapat Bussiness Class
Layanan: Inflight Magazine, Inflight Shop
Tidak menyediakan snack selama perjalanan.

Batavia Air

CGK – BPN
07.30, 08.40 (via BDJ), 15.30
BPN – CGK
09.10, 14.45, 15.35 (via BDJ)

Harga mulai Rp 547.000 – Rp 800.000
Boeing: 737.200/300/400/A320
Free Baggage: 20 Kg
EBT: 16.500/kg
Layanan: Inflight Shop, Inflight Magazine,
Snack kecil + Air mineral.

Air Asia

CGK – BPN
06.10, 11.15
BPN – CGK
10.00, 14.45

Harga mulai Rp 350.000 – Rp 1.000.000
Type pesawat: Boeing 737 – 300/A 320
Free Baggage: 20 Kg
EBT: 45.000 IDR/kg
Layanan: Inflight Magazine, Inflight Shop,
Tidak menyediakan snack selama perjalanan.

Lion Air

CGK – BPN
06.15, 07.45, 09.55, 12.10, 14.05, 16.10, 18.45
BPN – CGK
06.45, 08.15, 10.00, 11.30, 13.40, 15.50, 17.50

Harga mulai Rp 450.000 – Rp 2.085.000
Type pesawat: Boeing 737.400/900 ER/MD 90
Free Baggage: 25 Kg
EBT: Rp 13,750/kg
Layanan: Inflight Magazine , Inflight Shop, tidak
menyediakan snack selama perjalanan.

(Arista Atmadjati,SE, MM, pemerhati penerbangan niaga)

?

Detect language » Indonesian

?

Detect language » Indonesian

?

Detect language » Indonesian

Popularity: 7% [?]

Filed Under: FeaturedUncategorized

Tags:

About the Author: Tabloid Aviasi merupakan tabloid penerbangan pertama di Indonesia, yang terbit setiap bulan minggu pertama dengan mengedepankan informasi yang berimbang jujur, berkualitas dan dibutuhkan masyarakat. Untuk menampung setiap perubahan, pembaca memerlukan media yang mampu menganalisis peristiwa dengan mengedepankan prediksi, menghitung probabilitas dan memetakan persoalan secara cermat.

RSSComments (0)

Trackback URL

Leave a Reply